Berita

presiden joko widodo/net

Pendukung Jokowi Desak Revitalisasi Kanal Solo

SABTU, 23 MEI 2015 | 11:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masyarakat setempat mengenalnya sebagai Solo Valley Warken.

Pemerintah Hindia Belanda membangun kanal ini sepanjang 72 kilometer dengan lebar antara 200 hinga 300 meter dari Kecamatan Margomulyo hingga Kecamatan Baureno. Kanal Solo digunakan untuk mengatasi berbagai persoalan yang kerap dialami Solo, baik banjir maupun kekurangan air di musim kering.

Baru sepanjang 20 kilometer kanal itu yang telah dimaanfaatkan. Sementara sebagian besar warga sebagai lahan pertanian, pemukiman. Sekolah dan kantor desa pun berdiri di atas lahan yang sedianya untuk kanal.


Jaringan Kemandian Nasional (Jaman) Jawa Timur meminta pemerintah mempercepat proses revitalisasi kanal itu. Jaman adalah salah satu elemen pendukung Joko Widodo dalam pemilihan presiden yang lalu.

Dalam keterangan yang dikirimkan Ketua Jaman Jawa Timur, Nasihan AZ, disebutkan bahwa pada 2014 lalu Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro telah mengkaji kemungkinan mengaktifkan kembali Kanal Solo. Tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda revitalisasi akan segera dimulai.

"Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Bengawan Solo sudah menunjukkan dukungan untuk mengaktifkan kembali Solo Valley Warken ini. Tetapi sampai saat ini belum terlihat keseriusan dari Pemda Kabupaten Bojonegoro dalam upaya mengaktifkan kembali kanal solo tersebut,” ujar Nasihan.

"DPRD Bojonegoro terutama komisi yang membidangi hal ini agar memanggil Dinas Pengairan untuk memastikan sejauh mana progres perkembangan pengaktifan Kanal Solo,” sambungnya.

Nasihan mengingatkan, revitalisasi Kanal Solo berperan untuk mendorong produktifitas pertanian dan swasembada pangan dan selanjutnya mewujudkan Kabupaten Bojonegoro sebagai lumbung pangan. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya