Berita

Giwo Rubiyanto Wiyogo/net

Kowani Fair 2015 Dipastikan Tak Ada Produk Asing

JUMAT, 22 MEI 2015 | 08:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kongres Wanita Indonesia (Kowani) akan terus membekali kaum perempuan Indonesia dengan keterampilan khusus dalam mengadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlangsung pada akhir 2015.

"Berbagai pelatihan seperti batik, olahan ikan, makanan dan minuman, kami lakukan untuk membekali mereka para perempuan dalam menghadapi MEA," ujar Ketua Umum Kowani Giwo Rubiyanto Wiyogo di Jakarta, Jumat (22/5).

Melalui pembekalan keterampilan, diharapkan perempuan Indonesia bisa mandiri dan bisa menghadirkan produk yang mereka hasilkan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.


"Perempuan adalah pemain utama dalam mencintai produk-produk dalam negeri. Dengan momentum ini, perempuan harus mendidik anak-anaknya dan keluarganya supaya mencintai produk lokal dalam negeri," tambah dia.

Jelas Giwo, perempuan merupakan agen yang memiliki pengaruh kuat bagi lingkungannya, jika kecintaan pada produk lokal tinggi maka produk-produk asing akan sulit bersaing di Tanah Air. Kemudian, upaya lainnya memperkuat basis ekonomi kerakyatan. Pengusaha harus punya strategi pemasaran supaya bisa bersaing dengan produk MEA.

Kowani menyelenggrakan Kowani Fair 2015 yang diselenggarakan pada 21-24 Mei, pihaknya memberikan pelatihan bagi pengusaha kecil. Sebanyak 140 perempuan pengusaha kecil dan menengah dari berbagai daerah akan hadir untuk memperkenalkan berbagai produknya.

"Pada Kowani Fair, kita pastikan tidak akan ada produk luar negeri. Kalau sampai ada produk luar negeri akan disweeping tak boleh dipamerkan, sebab ini tujuannya mempromosikan produk-produk lokal agar dikenal," lanjut perempuan penggemar kura-kura itu.

Ketua SC Kowani Fair 2015 Ony Jafar menambahkan, pihaknya mendorong para pengusaha untuk menyiapkan diri menghadapi MEA.

"Siap tidak siap harus dihadapi, tapi ada caranya. Caranya dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan bagi para perempuan," tegas Ony. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya