Berita

Politik

Nawa Sikap Pedagang Pasar Tradisional

JUMAT, 22 MEI 2015 | 01:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nasib pedagang pasar tradisional kian hari kian mengkhawatirkan. Kebakaran, penggusuran paksa dan pelemahan pasar tradisional dengan menjamurnya ritel modern yang semakin tidak terkendali merupakan beberapa persoalan serius yang mesti segera diatasi.

Begitu antara lain pandangan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI). Karena itu, sebagai organisasi penghimpun pedagang pasar tradisional dan paguyuban pasar tradisional di seluruh Indonesia, IKAPPI meminta pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk membangkitkan kembali pasar tradisional sebagai arus utama ekonomi rakyat.

"Kami mengingatkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk mengembalikan peran pasar tradisional sebagai arus utama ekonomi rakyat, sebagai cermin dari gagasan besar Bung Karno dalam Trisakti dan implementasi dari Nawacita yang selama ini dikumandangkan," begitu tertulis dalam pernyataan sikap IKPPI yang dikirim atas nama ketua, Abdullah Mansuri dan Sekjen Tino Rahardian, Kamis (21/5).  


Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei adalah momentum tepat untuk mewujudkan kebangkitan pasar tradisional. Ada sembilan atau nawa sikap yang disampaikan DPP IKAPPI dalam rangka membangkitkan kembali pasar tradisional. Berikut nawa sikap tersebut;

1. Segera wujudkan UU Perlindungan pasar tradisional;
2. Maksimalkan peran pemerintah pusat dalam melakukan pengawasan dan perlindungan pasar tradisional;
3. Perbaiki manajemen pengelolaan pasar tradisional di seluruh Indonesia;
4. Stop kebakaran pasar tradisional;
5. Libatkan pedagang pasar tradisional dalam setiap proses pengambilan kebijakan terkait pengelolaan pasar tradisional;
6. Moratorium pendirian ritel modern, dan menutup ritel modern yang beroperasi tanpa izin serta memberi sanksi tegas;
7. Stop penggusuran paksa pasar tradisional di seluruh Indonesia dan kriminalisasi terhadap pedagang pasar;
8. Kembalikan fungsi pasar tradisional sebagai showroom produk lokal dan penyangga sosial dan budaya;
9.  Ayo..! kembali belanja ke pasar tradisional.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya