Berita

ilustras/net

KJRI Sudah Tahu 49 Jamaah Umroh Tersandera di Jeddah

RABU, 20 MEI 2015 | 01:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Saat ini sebanyak 49 jamaah umroh dari Indonesia "tersandera" di Jeddah, Arab Saudi. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah dikabarkan telah mengetahui masalah ini.

"Pihak KJRI sudah mengetahui dan sedang berusaha membantu menangani," begitu diinformasikan  Anzar Rasyid yang diteruskan pihak keluarga kepada redaksi, Selasa (19/5) malam.

Anzar Rasyid adalah satu dari 49 jamaah umroh yang tidak bisa kembali ke Tanah Air lantaran ditahan oleh pihak hotel tempat mereka menginap. Pihak hotel menyatakan masih ada kekurangan pembayaran dari pihak biro perjalanan atau travel. Para jemaah diberangkatkan melalui biro umroh dan travel Jaya Mandiri Bersama Indonesia (JMBI).


Anzar yang merupakan produser di MNC Bisnis termasuk dalam rombongan 15 jamaah berangkat dari Indonesia tanggal 5 Mei dan seharusnya pulang tanggal 14 Mei lalu. Namun hingga malam tadi, dia masih belum mendapat kepastian tiket pulang.

Para jamaah sudah berinisiatif untuk membeli tiket pulang atas biaya sendiri meskipun biaya tiket sudah termasuk dalam paket umroh yang telah dilunasi jamaah. Namun jemaah tidak bisa membeli tiket karena paspor "disandera" oleh pihak hotel.

Meski sudah diketahui pihak KJRI, namun para jemaah belum tahu kapan bisa kembali ke Tanah Air.

"Belum ada kepastian kapan jamaah bisa kembali," demikian Anzar.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya