Berita

Aksi Menteri Susi Tangani Illegal Fishing Cuma Pencitraan

SELASA, 19 MEI 2015 | 02:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menangani illegal fishing dinilai hanya pencitraan.

Penilaian tersebut disampaikan pengamat kemaritiman, Y Paonganan.

"Illegal fishing itu seperti memberantas prostitusi karena didalamnya melibatkan pengusaha dan pejabat negara. Perlu diingat, memberantas illegal fishing tidak cukup hanya meledakkan atau membakar kapal saja. Itu sama saja terlalu banyak pencitraannya," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (18/5).


Ongen, demikian disapa, mencontohkan tindakan menenggelamkan kapal ilegal yang tertangkap. Harusnya, kapal tersebut bukan diledakan tetapi diberikan kepada nelayan Indonesia yang memang membutuhkan.

"Ketika putusan inkracht, kapal itu sudah milik negara. Disita, kasih ke nelayan. Kalau diledakan, coba dipikir berapa biaya operasional kapal perang untuk meledakannya. Makin rugi negara ini," jelasnya.

"Disinilah kekurangan Menteri Susi yang terlalu terlena dengan pencitraan. Salah besar dia bersikap seperti itu," imbuhnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya