Berita

act

ACT Berangkatkan Tim Trauma Healing ke Nepal

SENIN, 18 MEI 2015 | 00:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kiprah Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk program #LetsHelpNepal masih terus berlanjut. Setelah memberangkatkan Tim 2 yang terdiri yang terdiri dari dua dokter dan satu orang paramedis dua pekan lalu, ACT memberangkatkan kembali Tim 3, Minggu (17/5) siang. Tim ketiga yang merupakan tim khusus trauma healing akan menggantikan tim medis yang akan kembali ke Indonesia mulai Selasa.

Tim 3 dipimpin oleh Sausan Sofyan, trauma healer bersertifikasi internasional dan telah berpengalaman menjadi relawan trauma healing di sejumlah titik kejadian bencana di Indonesia dan global. Sausan akan didampingi oleh Aisyah Darojati dari Direktorat Global Philanthropy Network (GPN)-ACT. Ikut dala tim ini, S. Dody Purwanto, jurukamera Rajawali Televisi, untuk mendukung edukasi publik Indonesia ihwal kiprah kemanusiaan ACT di kancah global.

"Tim 3 diberangkatkan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya adalah untuk melengkapi kiprah dua tim sebelumnya yang telah memberikan bantuan relief, baik dalam bentuk logistk maupun layanan kesehatan. Tim 3 selain akan turun langsung ke lokasi-lokasi pengungsi dan sejumlah titik di luar Kathmandu, juga akan menularkan skill seputar trauma dan melakukan assessment," papar N. Imam Akbari, Senior Vice President ACT sekaligus Direktur GPN, Minggu pagi (17/5).


Selain melakukan aksi tersebut, ACT juga akan menjajagi kemungkinan mengaktivasi sejumlah kemitraan program di Nepal. Setelah lebih dari 20 hari berada di Nepal melakukan sejumlah aksi relief dan assessment di 15 titik mulai dari wilayah barat, barat laut, timur, timur laut dan tenggara Nepal, ACT mempertimbangkan akan menggelar pogram jangka panjang untuk Nepal.   

"Keberangkatan Tim 3 semoga semakin memperkuat posisi Indonesia dalam kiprah kemanusiaan global. Sausan akan mengusahakan juga membuat sesi Training of Trainers (ToT) untuk para relawan lokal, sehingga setelah Tim 3 kembali ke tanah air, relawan lokal dapat terus ikut menularkan keterampilan mereka untuk warga Nepal sendiri," imbuh Insan Nurohman, Direktur ‎Disaster Management Institute of Indonesia (DMII)-ACT dalam rilisnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya