Berita

ilustrasi/net

Dunia

Myanmar Enggan Ditunjuk Hidung Soal Pengungsi Rohingya

MINGGU, 17 MEI 2015 | 15:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Myanmar menolak bertanggungjawab atas meningkatnya jumlah imigran Rohingnya yang angkat kaki dari negara tersebut dan membanjiri sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara beberapa waktu terakhir.

"Kami tidak mengabaikan masalah migran," kata direktur kantor kepresidenan Myanmar Mayor Zaw Htay.

"Kami tidak akan menerima tuduhan oleh sejumlah pihak yang menyebut bahwa Myanmar adalah sumber masalah," sambungnya seperti dimuat Associated Press.


Diketahui, ribuan imigran Rohingya asal Myanmar serta sejumlah imigran dari Bangladesh terdampar di dalam kapal kelebihan muatan yang terdampar di wilayah perairan. Mereka pun kemudian diselamatkan di Malaysia, Thailand, dan juga Indonesia. Para imigran diberi penanganan medis, makann dan juga perlindungan.  

Ribuan imigran itu ditinggalkan oleh kapten kapal serta kru kapal lainnya setelah kapal yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar.

Menyusul kejadian tersebut, Thailand segera merencanakan pertemuan tanggal 29 Mei mendatang dengan mengundang 15 negara untuk mencari akar penyebab masalah imigran tersebut. Salah satu negara yang diundang adalah Myanmar.

Namun demikian, Zaw Htay menyebut, para pemimpin Myanmar masih mendiskusikan apakah akan ikut ambil bagian dalam pertemuan tersebut atau tidak. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya