Berita

foto: Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa Bantu Pengungsi Rohingya di Langkat

MINGGU, 17 MEI 2015 | 11:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa memberikan bantuan kepada pengungsi Rohingya yang terdampar di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Sabtu (16/5). Bantuan tersebut yakni berupa logisitik makanan dan obat-obatan.

"Saat ini para pengungsi memang sangat membutuhkan makanan seperti beras, susu, minuman dan obat-obatan. Saat datang, kami langsung berkoordinasi dengan pihak setempat untuk membantu dalam membuat dan pemenuhan kebutuhan dapur umum," ungkap Direktur Disaster Management Cente (DMC) Dompet Dhuafa, Asep Beny di posko pengungsian gedung serba guna Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat, Sabtu (16/5).

Selain mendistribusikan bantuan, terang Asep, Dompet Dhuafa juga menggelar sekolah ceria untuk anak-anak pengungsi. Anak-anak pengungsi dihibur oleh tim Dompet Dhuafa agar mereka melupakan sejenak kesulitan yang mereka alami.


Hampir sepekan ratusan pengungsi Rohingya terdampar di wilayah perairan Aceh dan Sumatera Utara. Informasi yang diterima Dompet Dhuafa pada Jumat (15/5),  sedikitnya 95 pengungsi Rohingya yang terdiri dari 51 warga asal Myanmar di antaranya 8 wanita, 2 anak, 41 pria dan 44 warga Bangladesh di antaranya 35 pria, 9 masih menjalani perawatan di rumah sakit, dikarenakan mengalami sesak nafas, dan daya tahan tubuh melemah.

Seperti yang diketahui, Rohingya merupakan salah satu etnis Muslim yang tinggal di Myanmar. Mereka kabur dan mencari suaka dari negaranya lantaran pemerintah Junta Militer Myanmar tidak ingin mereka eksis.

"Pemerintah Junta Militer Myanmar mengusir dan menindas mereka. Ini merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa ditolerir oleh hukum internasional," ungkap Vice President South East Asia Humanitarian Committee, Sabeth Abilawa.

Sabeth menuturkan, penindasan atas etnis Rohingya ini sudah terjadi sejak tahun 2012. Sejak saat itu, etnis Rohingya tersebar ke berbagai negara untuk mengungsi bahkan melewati lautan yang ganas menggunakan perahu seadanya seperti ke Indonesia.

Sejak tragedi terjadi 3 tahun lalu, Dompet Dhuafa menyerukan kepada Lembaga Kemanusiaan Dunia untuk membantu krisis yang menimpa minoritas muslim Rohingya. Dompet Dhuafa pun mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil tindakan konkrit dan mengirimkan pasukan perdamaian ke Myanmar.

"Hal yang tiga tahun lalu sama kita lakukan sekarang. Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk bersimpati dan membantu tragedi kemanusiaan yang menimpa minoritas Muslim Rohingya ini karena mereka adalah saudara kita," ujar Sabeth. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya