Berita

Anwar Fuady/net

Wawancara

WAWANCARA

Anwar Fuady: Buka Inisial & Buktikan, Kasihan Artis Difitnah Terlibat Prostitusi

SABTU, 16 MEI 2015 | 09:52 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Munculnya inisial-inisial artis yang terlibat prostitusi masih menjadi pergunjingan. Bahkan menimbulkan tebak-tebakan. Siapa inisial ini, dan siapa inisial itu.

Kemudian publik mengambil kesimpulan bahwa artis ini ter­libat prostitusi. Padahal, belum tentu benar, sehingga menimbul­kan fitnah.

Untuk itu, Ketua Umum Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi) Anwar Fuady meminta inisial-inisial itu segera dibuka, supaya tidak menimbulkan fit­nah.


Buka inisialnya dan bukti­kan. Kan kasihan artis difitnah terlibat prostitusi, padahal be­lum tentu benar,’’ tegas Anwar Fuady kepada Rakyat Merdeka yang dihubungi via telepon, kemarin.

Berikut wawancara dengan ten­aga ahli Lembaga Sinetron Film Indonesia itu selengkapnya:

Seberapa banyak artis terli­bat prostitusi?
Buat saya, harus jelas, ini artis yang mana. Kalau artis abal-abal, dia bukan artis. Jangan-jangan pelacur, tapi mengaku artis.

Kenapa Anda begitu?

Artis itu ada kriterianya. Misalnya, main film dan sinetron, sudah seberapa banyak jadi pemeran utama.

Kalau cuma tiga kali main sin­etron, perannya mondar-mandir di depan warung tanpa dialog, jangan mengaku artis. Banyak sekali artis yang abal-abal sep­erti ini. Kasihan dong artis yang sesungguhnya.

Ada 200-an artis kabarnya terlibat prostitusi?

Jangan dikira 200 itu artis. Kalau artis abal-abal, itu belum termasuk artis, itu figuran.

Artinya, banyak yang mengaku-ngaku artis?

Banyak sekali. Dari zaman dulu begitu. Cuma nggak diek­spos kayak sekarang.

Maaf ya, dari zaman dulu, ada pelacur yang sengaja mencari kesempatan jadi figuran main sinetron atau film.

Apa tujuannya?
Supaya tarifnya jadi naik. Kalau sebelumnya Rp 100.000 bisa naik Rp 1 juta dong karena artis. Bahkan harga bisa naik 20 kali lipat.

Apa mereka terdaftar di Parsi?

Nggak terdaftar. Namanya aja nggak tahu. Dia main film apa, prestasinya apa, apakah rakyat kenal, nggak ada yang tahu. Cuma figuran itu.

Jumlah mereka berapa banyak?

Banyak sekali. Mereka itu kadang-kadang sudah main pu­luhan atau ratusan sinetron. Tapi sebagai figuran, bukan sebagai artis. Tapi mengaku sebagai ar­tis. Kasihan dong artis beneran kalau seperti itu.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai beredarnya tarif artis yang jadi prosti­tusi?

Artis inisial ini tarifnya seki­an, artis itu sekian. Apa itu betul. Kalau saya mau bicara, artis yang sudah top ngapain mau gituan (melacur), honorernya besar semua.

Pemain sinetron ini kaya-ka­ya semua. Satu hari bisa dapat honor Rp 50 juta. Ngapain dia melacur. ***

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya