Berita

foto:rmol

KBRI Phnom Penh Janji Kawal Kasus 16 WNI yang Ditahan di Kamboja

JUMAT, 15 MEI 2015 | 11:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, Kamboja telah melakukan pemeriksaan terhadap 16 warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Kamboja.

Ke-16 WNI yang berasal Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau dan Batam, Provinsi Kepulauan Riau itu dituduh terlibat dalam penggelapan uang Perusahaan Casino Judi Online Dai Long Co. Ltd di Chrey Village, Provinsi Kandal, Kamboja (80-90 KM dari Phnom Penh), tempat mereka bekerja.

Penahanan mereka sebagai dalil atas pencurian uang sebesar Rp 2,1 miliar yang dilakukan oleh WNI lainnya atas nama Jefry Sun yang ditengarai sebagai perekrut atau boss mereka. Jefry Sun sendiri telah melarikan diri dan sedang dalam pencarian oleh pihak kepolisian Chrey Thom yang saat ini menangani kasus tersebut.


Informasi terakhir, 16 WNI yang masih berusia 20-an tahun itu sedang ditampung di shelter perusahaan, namun tidak disekap atau disandera. Mereka mendapatkan perlakuan yang wajar.

KBRI setempat berjanji akan terus mengawal kasus ini dan memastikan bahwa ke-16 WNI mendapat fair and just treament dalam proses hukum lebih lanjut.

Berikut 16 WNI yang disekap di kamboja tersebut; Candra Lim (25); Johny (22); Sukandi (21); Hendra (22); Handy (21); Rusdi Yanto (23); Yanto (25); Teddy (22); Yang Yang (25); Ade Hengky Putra (21); Ade Gusrianto (20); Winson Fernandho (19); Sedy (22); Wisely (22); Toni (20); dan Swandi Sofyan (22). [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya