Berita

ilustrasi/net

Petral Bubar, Pemerintah Harus Audit Investigasi‎ Kerugian Negara

JUMAT, 15 MEI 2015 | 00:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pasca pembubaran anak usaha PT Pertamina , yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral), maka  pemerintah harus melakukan audit investigasi terhadap perusahaan yang berdomisili di Singapura itu.

Menurut anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Keadilan Sejahetera (PKS), Iskan Qolba Lubis, pemerintah melalui BPK secepatnya melakukan investigasi dari aspek kerugian negara.

"BPK harus melakukan audit investigasi, walau menghadapi kendala terkait dengan peraturan di Singapura dan perjanjian dagang Internadional."katanya, Kamis malam (14/5/2015).


Menurutnya, investigasi ini juga bisa menyasar semua pihak termasuk di pertamina melalui Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Mengingat selama ini putaran uang di sektor migas ini mencapai Rp 300-500 triliun per tahun.

"Selama itu pula tata kelola dan kontrol atas perniagaan migas di tangan satu badan yang sulit dikontrol seperti Petral," demikian Iskan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya