Berita

Iwan Sumule/net

Politik

Hanya 9 Persen yang Puas dengan Kinerja Jokowi Terkait Tata Kelola Pemerintahan

KAMIS, 14 MEI 2015 | 08:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mayoritas publik tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK pada semester pertama (enama bulan), di sektor tata kelola pemerintahan.

Sebanyak 90,8 persen publik tidak puas dengan kinerja Jokowi di sektor tersebut. Artinya, hanya 9,2 persen yang puas dengan kinerja politisi PDIP itu.

Demikian hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM). Survei itu dilakukan pada 18 April-28 April 2015 dengan jumlah responden 1.250 orang. Survei mengunakan metode multi stage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin error +/- 2,7 persen.


Direktur Eksekutif IDM, Iwan Sumule, menjelaskan, publik tidak puas dengan kinerja Jokowi di sektor tata kelola pemerintahan, karena pemerintah banyak menabrak UU sehingga menghambat kepentingan masyarakat saat mengurus kepentingan yang berhubungan dengan pemerintah .

"Seperti banyaknya nomenklatur baru di pemerintahan, serta tidak sinkronya kerja Menseskab (Andi Widjajanto) dengan kerja Presiden," kata dia kepada redaksi, Kamis (14/5).

Menseskab juga terkesan banyak melakukan kesalahan seperti penerbitan Kepres tentang uang muka mobil pejabat.

"Terakhir, statement Menseskab terkait pidato Jokowi di KAA yang ditulis Menseskab dibocorkan sendiri oleh Menseskab dan meyebabkan Jokowi terlihat bodoh," beber Iwan Sumule. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya