Berita

jokowi/net

Politik

75 Persen Publik Tak Puas dengan Kinerja Pendidikan Jokowi

KAMIS, 14 MEI 2015 | 07:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Di sektor pendidikan, mayoritas publik tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK pada semester pertama (enama bulan).

Dari hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) diketahui, sebanyak 75,2 persen publik tidak puas dengan kinerja Jokowi di bidang pendidikan.

Direktur Eksekutif IDM, Iwan Sumule mengatakan, di sektor pendidikan, Jokowi dianggap tidak bisa menahan laju mahalnya biaya pendidikan yang harus ditanggung masyarakat akibat naiknya harga buku-buku, alat tulis dan seragam sekolah.


Selain itu, carut marutnya sistim pendidikan, jadi alasan publik tidak senang dengan Jokowi.

"Dimana Kemendikbud menganti semaunya kurikulum sehingga buku-buku selalu berubah dan tidak dapat digunakan oleh anak didik yang berikutnya," ujar Iwan Sumule kepada redaksi, Kamis (14/5).

Ia menambahkan, bocornya soal UN baru-bari ini, dan banyaknya gedung sekolah yamg tidak layak juga menunjukan kinerja buruk Jokowi di sektor pendidikan.

Survei Indonesia Development Monitoring (IDM) ini dilakukan pada 18 April-28 April 2015 dengan jumlah responden 1.250 orang. Survei mengunakan metode multi stage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin error +/- 2,7 persen. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya