Berita

Andi Arief/net

Politik

Jelang Pembukaan Kongres, Andi Arief Buka Dua Fakta Tentang SBY

SELASA, 12 MEI 2015 | 12:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Demokrat adalah satu-satunya partai yang mengikuti pemilu dan langsung memenuhi syarat sebagai partai yang dapat mengusung calon presiden sendiri, yaitu di pemilu 2004. Partai Gerindra di Pemilu 2009 dan Partai Nasdem di Pemilu 2014 hanya mampu lolos parlementary treshold tetapi tidak memenuhi kuota untuk mengusung sendiri capresnya.

Itulah mengapa Prabowo Subianto (Ketum Gerindra) harus menjadi pendamping Megawati Soekarnoputri (Ketum PDIP) di 2009, dan Surya Paloh (Ketum Nasdem) tidak mampu mencalonan dirinya di 2014.

Partai Demokrat juga tercatat secara fenomenal dengan modal 7 persen mampu menempatkan kadernya SBY menjadi presiden di 2004, dan kembali menjadi presiden di 2009 dengan modal dukungan pada partai berlambang mercy itu  20 persen, melonjak tiga kali lipat dari pemilu 2004.


Andi Arief, yang menjadi Peninjau Kongres IV Demokrat, mengatakan, Demokrat sudah terlalu sering menjungkirkan analisa pengamat politik dalam dan luar negeri. Misalnya, tahun 2009 Demokrat diprediksi akan terlempar dari parlemen, ternyata faktanya malah menjadi 20 persen. Pemilu 2014 diprediksikan hanya akan memperoleh papan bawah 5 persen bahkan hilang dari peredaran karena ulah sejumlah kadernya yang merusak dengan prilaku korup, namun fakta di pemilu 2014 justru berada di angka 10,2 persen pemilih.

Mantan staf khusus presiden itu mengungkapkan, kongres di Surabaya yang dibuka hari ini akan menjadi sangat menarik karena tanpa pernah diperhitungkan sebelumnya mayoritas struktur partai meminta SBY turun tangan memimpin partai ini untuk lima tahun ke depan.

Jelas dia, semua boleh memprediksi, semua boleh berkomentar apapun, namun harus mengingat dua hal. Pertama, tidak dapat dipungkiri SBY adalah satu dari sekian banyak kader terbaik Demokrat yang mempersatukan kembali faksioanlisai pasca Kongres 2010. Kedua, saat SBY menyelesaikan jabatan presiden 20 Oktober 2014, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan SBY mencapai 71 persen.

"Selamat berkongres Partai Demokrat," demikian Andi Arief. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya