Berita

foto bersama hitler/daily mail

Dunia

Pernah Foto Bareng Hitler, Pria Ini Mengaku Jadi Mesin Propaganda Nazi

SENIN, 11 MEI 2015 | 14:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang mantan model poster Nazi bernama Gerhard Bartels mengaku dirinya hanya digunakan sebagai mesin untuk propaganda Nazi pada masa kejayaannya.

Bartels yang kini telah berusia 84 tahun, untuk pertama kalinya, menceritakan soal bagaimana wajahnya bisa terpampang dalam sejumlah poster Nazi.

Ia menjelaskan bahwa pada saat menjadi model dan berfoto bersama Adolf Hitler, dirinya masih berusia empat tahun. Pada saat itu, orang tuanya memintanya mengenakan pakaian terbaik untuk berfoto dengan Hitler.


"Saya tidak diijinkan untuk bermain dengan anak-anak yang lain pada hari itu karena khawatir pakaian saya kotor," kata Bartels seperti dimuat Daily Mail (Minggu, 10/5).

Pada waktu itu, fotografer pribadi Hitler bernama Heinrich Hoffmann mengambil foto Bartels dan Hitler dalam beberapa pose. 

Foto-foto tersebut digunakan untuk mempromosikan kampanye Nazi untuk mengadopsi anak keturunan Arya. Foto itu dipampang dalam sejumlah poster, buku, dan kartu pos Nazi.

Bartels menjelaskan bahwa ia bisa berfoto bersama Hitler karena pamannya, yakni Isidor Weiss, merupakan sersan Hitler selama Perang Dunia Pertama.

Hitler juga merupakan pengunjung tetap hotel Bavarian Weiss, yang terletak di sebelah Wisma Alpenhof. Wisma tersebut merupakan milik orang tua Bartels.

"Hitler adalah seorang gangster, Nazi menggunakan saya untuk tujuan propaganda. Saya digunakan untuk menunjukkan betapa cintanya Hitler pada anak-anak," jelasnya.

"Namun, setiap diktator selalu melakukan hal yang sama, sejak Mussolini hingga Stalin. Saya juga dipilih karena saya ditampilkan sebagai anak Arya yang baik seperti yang dibayangkan Hitler," sambung Bartels.

Foto itu sendiri diambil pada tahun 1936, tahun di mana Jerman secara ilegal menduduki kembali Rhineland. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya