Berita

ilustrasi badai/net

Dunia

Usai Hantam Filipina, Topan Noul Bergerak ke Jepang

SENIN, 11 MEI 2015 | 09:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Topan Noul yang membawa serta hujan lebat dan angin kencang menghantam wilayah pesisir Filipina (Minggu, 10/5). Akibatnya, dua orang tewas dan lebih dari tiga ribu lainnya terpaksa angkat kaki dari rumah mereka untuk pindah ke tempat penampungan.

Topan pertama kali menimpa wilayah pertanian padi dan jagung di wilayah Cagayan dan menumbangkn pohon-pohon serta memporak-porandakan bangunan di sekitarnya. Topan kemudian bergerak ke arah kota Aparri.

Namun kekuatan topan sedikit melemah saat memukul tanah dengan kecepatan angin 160 km/jam dekat pusat dan hembusan hingga 195 km/jam pada hari ini Senin (12/5). Topan diperkirakan akan bergerak ke utara menuju wilayah Jepang.


Badan Tropical Storm Risk yang berbasis di Inggris menurunkan topan Noul dari yang semula berada di kategori lima menjadi kategori empat.

"Topan telah bergerak, namun masalah kita sejauh ini adalah bagaimana memperbaiki apa yang telah dirusaknya," kata walikota  Santa Ana town di Cagayan Darwin Tobias seperti dimuat Channel News Asia.

Filipina diketahui merupakan negara yang rentan terkena sapuan topan. Setiap tahunnya setidaknya ada sekitar 20 topan yang menghantam. Namun kekuatan topan dalam beberapa tahun terakhir semakin mengkhawatirkan. Seperti yang terjadi pada tahun 2013 lalu saat Filipina diterjang topan Haiyan dan menewaskan lebih dari delapan ribu jiwa. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya