Berita

net

Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Johar Capai Rp 3 Triliun

MINGGU, 10 MEI 2015 | 19:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memperkirakan lebih dari 7 ribu pedagang menjadi korban kebakaran pasar Johar Semarang, Jawa Tengah, kemarin malam (Sabtu, 9/5).

"Selain itu, menurut data kami yang dihimpun oleh DPW IKAPPI Jawa Tengah, jumlah kerugian akibat kebakaran mencapai lebih dari Rp 3 triliun," ujar Wakil Sekjend DPP IKAPPI, Miftahudin, dalam keterangannya, Minggu (10/5).

Untuk memastikan dugaan sementara ini, kata Miftahudin, pihaknya mengirim tim investigasi ke Semarang dan akan menyampaikan hasilnya nanti ke publik.


"Namun kami pastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil tentunya. Maka harus ada langkah cepat dari pemerintah Kota Semarang agar nasib para pedagang di Pasar Johar tidak semakin terpuruk," imbuh Mifathuddin.

Dia mnegatakan terdapat indikasi Pemerintah Kota Semarang cenderung abai dalam melakukan upaya proteksi pasif maupun aktif dalam mengantisipasi kebakaran di Johar yang merupakan pasar tradisional terbesar di Jawa Tengah sekaligus cagar budaya yang menyimpan banyak sejarah perjalanan bangsa.

Terkait indikasi kebakaran, Miftahudin mengatakan pihaknya masih menggali informasi dan data lebih mendalam.

"Hari ini Tim Investigasi dari DPP IKAPPI turun langsung ke Pasar Johar. Mungkin dalam beberapa hari kedepan kami baru dapat menyimpulkan penyebab kebakaran," tukasnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya