Berita

sby/net

Politik

JELANG KONGRES DEMOKRAT

Butuh Figur Baru, Elektabilitas SBY Sudah Klimaks

MINGGU, 10 MEI 2015 | 12:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. SBY belum tentu bisa mendongkrak perolehan suara Partai Demokrat di Pemilu 2019 apabila terpilih kembali menjadi ketua umum. Pasalnya, elektabilitas SBY tidak sehebat sebelumnya.

"Dulu figur SBY menyalib elektabilitas Partai Demokrat. Partai Demokrat kini terkena tsunami dahsyat, artinya elektabilitas SBY sudah klimaks. (Rakyat) bosan dan jenuh dengan figur lama seperti sosok SBY," kata pengamat politik dari IndoStrategi, Pangi Syarwi Chaniago dilansir dari JPNN, Minggu (10/5).

Menurut Pangi, Demokrat seharusnya menyiapkan figur baru pengganti SBY. Dengan begitu, bisa terjadi regenerasi di partai. Ia menambahkan, sosok baru pemimpin Demokrat kemungkinan bisa meningkatkan suara partai berlogo segitiga mercy itu.


"Bisa saja hasilnya berbeda ketika muncul sosok atau figur yang bisa menggantikan popularitas SBY di Demokrat," ucapnya.

Pangi mengatakan, wajar apabila Demokrat tetap mempertahankan SBY sebagai ketua umum karena dianggap sebagai tokoh sentral yang bisa mempersatukan internal. Namun, menurutnya, tokoh sentral belum tentu bisa meningkatkan suara partai.

"Partai Demokrat harus mulai bergeser menjadi partai modern yang tidak lagi bergantung pada figur tokoh sentral," ujarnya.

Kemenangan Demokrat pada Pemilu 2019, kata Pangi, sangat ditentukan oleh mesin dan kaderisasi partai. Tidak lagi bergantung kepada SBY Effect.

"Apakah Demokrat bisa menang Pemilu 2019 itu tergantung figur caleg dan mesin kaderisasi partai," tandasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya