Berita

Menteri Puan: TNI AU Harus Lebih Maju dan Selaras dengan Semangat Revolusi Mental

SABTU, 09 MEI 2015 | 13:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas ) TNI Angkatan Udara (AU) harus memantau dan menjaga seluruh wilayah udara Indonesia. Popunas juga harus bisa mendeteksi sejak awal kemungkinan gangguan ancaman dan gangguan di wilayah udara Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayan (PMK), Puan Maharani, di sela-sela olahraga bersama Mendikbud Anies Baswedan, Menristekdikti M Natsir, Kasau Marsekal Agus Supriatna, para rektor, pimpinan perguruan tinggi se-DKI Jakarta serta jajaran TNI AU dalam acara olahraga bersama TNI AU.

"Saya berharap agar SDM khususnya di TNI AU bisa lebih maju dan selaras dengan semangat revolusi mental yaitu bagaimana integritas, etos kerja dan gotong royong juga bergaung di TNI AU," kata Puan dalam acara yang dilaksanakandi Lapangan Lapda Prakarsa Nirwikara Kohanudnas, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur (Sabtu, 9/5).


Puan menilai pangkalan udara Halim mempunyai tempat yang bagus dan armada pesawat yang banyak. Hal ini tentu saja harus bermanfaat bagi negara yang besar serta dapat melindungi segenap rakyat Indonesia.

"Jadikan TNI AU sebagai kebanggaan bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara. Pemerintah juga harus punya sekolah penerbang yang disinergikan dengan SDM lokal supaya mempunyai penerbang-penerbang yang handal untuk menjaga wilayah negara Indonesia yang begitu luas," harap Puan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya