Berita

Nasdem: Perkuat Perekonomian Butuh Penguatan Sinergis Ketimbang Reshuffle

JUMAT, 08 MEI 2015 | 15:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penguatan sinergitas agar ekonomi kuat lebih dibutuhkan ketimbang reshuffle kabinet.

Penguatan sinergitas diperlukan di saat sekarang ini agar tidak terjadi penurunan ekonomi dalam negeri akibat dampak dari gonjang ganjing perekonomian dunia.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Fraksi Nasdem Johnny G Plate dalam keterangannya, Jumat (8/5) .Menurut dia, hal itu bisa dilakukan Presiden Jokowi dengan cara memberikan target lebih pada para pembantunya.


"Reshuffle kabinet bisa saja dilakukan sesuai kebutuhan Presiden. Namun yang lebih diperlukan dalam kondisi saat ini adalah penguatan sinergitas untuk kepentingan nasional kita, agar ekonomi kita kuat," katanya.

Dikatakan dia, tim ekonomi Jokowi-Kalla saat ini sedang mengalami kendala dan tantangan perekonomian yang luar biasa. Karena itu pihaknya minta kepada tim ekonomi untuk bekerja lebih dari sekadar daripada biasa-biasanya, agar diberikan extra effort.

Ke depan, dia berharap tim perekonomian Jokowi lebih sinergis dan solid, agar kita punya daya tahan dari perkembangan ekonomi.

Langkah lain yang harus dilakukan pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional adalah mencairkan dana-dana yang sebelumnya belum digelontorkan bagi perkembangan ekonomi.

"Sekarang ini yang harus dilakukan sesegera mungkin adalah pencairan dana-dana terkait pembangunan infrastruktur sehingga bisa memberikan stimulus kepada perekonomian dalam negeri kita," kata anggota Komisi III DPR ini.

Khususnya, pada sektor-sektor infrastruktur di wilayah perdesaan dan infrastruktur yang menyerap tenaga kerja yang banyak.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya