Berita

Menteri Keuangan Bukan Bagian dari Menteri yang Harus Dievaluasi

JUMAT, 08 MEI 2015 | 14:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri ekonomi yang perlu segera dievaluasi adalah menteri-menteri yang kerjanya untuk menjamin perut rakyat kenyang. Contohnyaya Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian.

"Selain itu, Menteri UKM dan Koperasi juga perlu dievaluasi. Mampukah menteri meningkatkan gairah usaha kecil di Indonesia," kata pengamat komunikasi politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), Hendri Satrio, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 8/5).

Menurut Hendri Satrio, Menteri Koordinator Perekomian juga adalah menteri yang paling bertanggungjawab terhadap kinerja para menteri ekonomi.


"Nah, Menko ekonomi koordinasinya bagaimana? Kenapa harga bahan pokok naik tidak tegur keras menterinya. Bagaimana dengan ketahanan pangan atau percepatan industri dalam negeri?" ungkap Hendri.

Di sisi lain, Hendri menilai persoalan nilai rupiah yang melemah atas dolar AS juga cukup rumit dan harus diperhatikan. Namun yang pasti, persoalan ini bukan menjadi tanggung jawab Presiden Joko Widodo atau Menteri Keuangan Bambantg Brodjonegoro.

"Pelemahan rupiah ini tanggung jawab BI. Nah, kadang BI lucu juga, salah satu pejabatnya malah bikin komunikasi agar rakyat bersabar, enak bener," sindir Hendri.

Karena itu, Hendri menilai langkah Jokowi memanggil Gubernur BI beberapa hari yang lalu sudah tepat. Sebab, pemerintah dan BI harus bergerak cepat agar ekonomi di kuartal kedua tahun ini bisa lebih baik dari kuartal pertama. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya