Berita

presiden jokowi/net

Jokowi Minta Kepala Daerah Sedikan Lahan PKL

KAMIS, 07 MEI 2015 | 23:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi meminta para bupati dan walikota untuk menyediakan lahan khusus dan membangun kios bagi pedagang informal atau pedagang kaki lima.

"Belikan lah lahan untuk pedagang kaki lima. Carikan tanah, terserah mau 2.000, mau 1.000, mau 5.000. Bangun kios-kios untuk mereka sehingga mereka tidak mengotori kanan kiri jalan dan estetika kota, keindahan kota menjadi hilang," kata Presiden dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja Nasiona  Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2015 di Ambon, Maluku, Kamis (7/5).

Kepala Negara mengatakan bahwa mulai tahun depan pemerintah pusat akan memberikan dana injeksi hingga Rp 100 miliar kepada setiap kabupaten dan kota untuk membangun jalan, pasar, sekolah kejuruan, pelabuhan atau infrastruktur lainnya.


Dana injeksi tersebut, menurut Presiden, untuk meringankan beban pemerintah kabupaten/kota dalam membangun.

"Karena saya melihat postur anggaran di kota/kabupaten kita ini betul-betul sangat berat. Setelah saya hitung secara nasional, anggaran pembangunan hanya 18 persen, semuanya kemakan oleh anggaran rutin, anggaran aparatur," kata Presiden.

Mekanisme pencairan dana injeksi tersebut, kata Presiden seperti dikabarkan setkab.go.id, akan melalui inpres, atas usulan daerah.

"Gede banget Rp 100 miliar, jangan dipikir kecil loh. Rp 100 miliar, dulu saya membangun pasar saya paling-paling habis Rp 4 miliar sampai Rp 6 miliar jadi, jadi berapa pasar?" ujar mantan Walikota Solo dan Gubernur Jakarta ini.

Namun Presiden menambahkan bahwa dana inpres itu hanya akan diberikan kepada kota/kabupaten yang sudah menerapkan e-budgeting, sudah mempunyai one stop service office. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya