Berita

Butuh Komitmen Kementerian dan Lembaga Negara Kembangkan Sains dan Tekonologi

KAMIS, 07 MEI 2015 | 14:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sains dan teknologi harus memberikan manfaat bagi kemajuan masyarakat dan bangsa. Dengan ains dan teknologi, yang sangat penting untuk kemajuan bangsa ke depan, maka Indonesia bisa melahirkan inovasi-inovasi yang mengikuti zaman

"(Mengembangkan sains dan teknologi) dibutuhkan komitmen dan sinergitas di antara kementerian dan lembaga negara. Bukan hanya di pemerintahan, tapi juga memanfaatkan kekuatan bersama-bersama dengan universitas yang ada di Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, saat membuka peluncuran program pembangunan 100 Taman Sains dan Teknologi di Gedung Techno Park, Bandung, Jawa Barat (Kamis, 7/5).

Dalam kesempatan yang dihadiri Menteri Ristek, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir itu, Puan mendorong akademisi dan lembaga pendidikan tinggi untuk mengambil peran dalam mengembangkan penelitian yang hasilnya bisa dimanfaatkan dan bermanfaat untuk masyarakat.


"Perguruan tinggi jangan juga menjadi menara gading. Saya tahu banyak perguruan tinggi di Indonesia yang potensial. Perguruan tinggi jangan hanya menghasilkan birokrat dan politisi, tapi juga harus mampu menciptakan masyarakat yang produktif melalui ilmu pengetahuan dan teknologi," tutur Puan.

Terkait pembangunan taman sains dan teknologi, Puan mengatakan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla komitmen untuk mendukung program tersebut demi kemajuan bangsa. Ia pun berharap taman ini menjadi taman edukasi dan rekreasi, serta bisa dimanfaatkan oleh keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, M Nasir mengatakan, pemerintah akan membangun 100 taman sains dan teknologi di sejumlah daerah di Indonesia. Keberadaan taman sains dan teknologi diharapkan bisa menjadi pusat penerapan teknologi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya