Berita

Fadli Zon

Wawancara

WAWANCARA

Fadli Zon: Rencana Pembangunan Gedung Baru Bukan Proyek Untuk Anggota DPR

SENIN, 04 MEI 2015 | 09:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kinerja DPR belum maksimal, tapi lembaga yang dikomando Setya Novanto itu sudah minta ge­dung baru. Makanya banyak kalangan mengkritisi rencana tersebut.
 
Apalagi Ketua DPR Setya Novanto pernah bilang rencana pembangunan gedung baru DPR itu sudah disetujui Presiden Jokowi. Tapi Wapres JK mem­bantah bahwa Presiden sudah menyetujuinya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menga­takan, rencana pembangunan gedung yang telah menjadi polemik di tengah masyarakat ini bukan ajang mencari proyek bagi para wakil rakyat di DPR.


"Ini suatu proses yang harus dilaksanakan transparan. Bukan cari proyek-proyekan. Itu prin­sipnya," kata Fadli Zon kepada Rakyat Merdeka, Kamis (30/4).

Secara prinsip, lanjut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, ada kebutuhan sarana dan prasarana pendukung. Hal itu dibicarakan di Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR dan Kesekjenan.

"Kalau anggota DPR ng­gak ada yang pegang uang," ujarnya.

Berikut kutipan selengkap­nya:

Banyak kalangan menilai DPR tidak memerlukan ge­dung baru, ini bagaimana?
Rencana pembangunan ge­dung baru tersebut sudah dise­suaikan dengan kebutuhan terki­ni para wakil rakyat. Kebutuhan bisa dilihat sendiri. Lihat dari jumlah tenaga ahli, staf, yang dulu hanya dua orang kini sudah menjadi tujuh orang.

Gedung baru itu nanti un­tuk apa saja?

Itu untuk ruang anggota, mu­seum dan perpustakaan.

Memang bagaimana dengan ruang anggota DPR sekarang ini?
Kondisi ruangan sudah tak efektif lagi. Ruang anggota DPR menyatu dengan ruang tenaga ahli dan sekretaris pribadi. Sementara jumlahnya banyak.

Dengan penambahan orang yang cukup besar itu, tidak bisa ditampung lagi. Nanti gedung baru itu ada perpusta­kaan, museum, ada ruang pe­neliti, dan ruang kerja untuk tenaga ahli.

Siapa yang mengusulkan ide pembangunan gedung baru DPR itu?

Saya turut mengusulkan adan­ya museum dan perpustakaan DPR. Kita inginkan perpusta­kaan dan museum.

Apakah Anda turut menan­gani pembangunan gedung DPR?
Meski saya turut mengusul­kan, rencana pembangunan gedung baru itu yang menangani adalah Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dan Kesekjenan DPR, bukan pimpinan DPR. Museum dan perpustakaan DPR sebenarnya sudah ada sejak lama, namun perlu diperbai­ki. Museum berada di lantai IIgedung paripurna dan per­pustakaan di belakang gedung Nusantara II.

Kita kan memang tidak tahu soal teknis, tapi kalau prinsip ada kebutuhan sarana dan prasarana pendukung itu dibicarakan di BURT dan kesekjenan. Kalau anggota DPR kan nggak ada yang pegang uang.

Apakah pembangunan ini akan transparan?
Ini tentu suatu proses yang harus dilaksanakan transparan, bukan cari proyek-proyekan.

Presiden sudah menyetujui?

Kita sudah tulis surat kepada presiden dan presiden sudah ada jawaban dan tidak ada masalah. Karena ini kan untuk menunjang kinerja, sehingga pada prinsip­nya tidak ada masalah. Yang paling penting dalam pembuatan gedung itu jangan ada korupsi, jangan ada proyek-proyekan. Saya kira itu yang harus kita awasi bersama. ***

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya