Berita

Alexander Rusli/net

Bantu Korban Gempa Nepal, Indosat Siapkan Akses Internet Darurat

MINGGU, 03 MEI 2015 | 17:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Indosat memobilisasi perangkat VSAT untuk keperluan koneksi internet darurat di lokasi bencana gempa bumi Nepal.

Bekerjasama dengan Yayasan Air Putih, tim dari Lintasarta, anak perusahaan Indosat akan segera mendirikan fasilitas koneksi internet darurat untuk dipakai oleh media, LSM, maupun warga yang membutuhkan.

Kapasitas internet yang disediakan mencapai 1 Mbps menggunakan frekuensi C-Band dan dapat ditingkatkan apabila dibutuhkan.


"Kami merasakan urgensi untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana gempa bumi di Nepal. Walaupun bukan terjadi di Indonesia namun kerusakan yang terjadi sungguh mengguncang rasa kemanusiaan," Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat dalam keterangan resminya, Minggu (3/5).

"Dengan fasilitas komunikasi darurat yang kami bangun, kami berharap dapat membantu proses rehabilitasi akibat bencana secara maksimal," sambung dia.

Indosat senantiasa tanggap dan peduli terhadap keadaan darurat bencana. Dalam hal pengerahan perangkat maupun mobil VSAT ke lokasi bencana, Indosat bersama dengan anak perusahaan, IM2 dan Lintasarta hadir di beberapa kejadian bencana seperti gempa Jogja, tsunami Mentawai, erupsi Gunung Sinabung, dan berbagai keadaan darurat bencana lainnya.

Gempa Nepal yang terjadi pada 25/4 kemarin telah menelan ribuan korban jiwa dan banyaknya fasilitas maupun infrastruktur yang rusak. Akses internet sangat diperlukan untuk penyampaian informasi dan komunikasi. Melaporkan kondisi terkini dari lokasi bencana.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya