Berita

Hukum

Memangnya Kejahatan Penyidik KPK Tak Bisa Diproses?

MINGGU, 03 MEI 2015 | 17:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Proses hukum terhadap Novel Baswedan harus tetap dijalankan. Jangan karena sekarang Novel bertugas di KPK sehingga dugaan kejahatan yang pernah dilakukannya tidak boleh diproses.

Demikian disampaikan mantan Wakil Ketua DPD RI, La Ode Ida kepada wartawan, Minggu (3/5).

"Memangnya Novel Baswedan tidak boleh jadi tersangka, apalagi menahannya?" katanya.


Memang kata dia, tidak bisa pungkiri Novel adalah penyidik andal KPK yang sudah menorehkan prestasi dalam menjalankan tugasnya di lembaga antirasuah itu. Dialah yang memproses sejumlah pejabat dan politikus korup sehingga dijadikan tersangka oleh KPK dan masuk penjara. Namun, hal ini bukan jadi penghalang dia kebal hukum.

"Jika itu terbukti, harus juga diberi sanksi hukum yang setimpal, di mana saat ini pihak Bareskrim Mabes Polri mulai menanganinya," katanya.

Artinya lanjut Ida seperti dilansir JPNN, pengakuan atas prestasinya dalam tugas memberantas korupsi, tidak boleh mengendapkan kasus hukum di mana ia diduga terlibat.

"Sebab jangan sampai di balik gairah kerja keras di KPK, Novel berharap sudah menebus dosa sejarah yang pernah dia lakukan selama bertugas sebagai polisi. Ini tak boleh terjadi," tegasnya. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya