Berita

Khofifah Indar Parawansa/net

Nusantara

Menteri Perempuan Ini Pompa Gelora Produktivitas Pekerja Sosial

MINGGU, 03 MEI 2015 | 08:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu program nawacita dari pemerintahan Joko Widodo adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat wilayah perbatasan dalam bingkai NKRI.

"Indonesia tidak boleh kalah dalam mengelola segala potensi yang ada di wilayah Pulau Sebatik daripada Malaysia. Terkadang, rumput di rumah tetangga tampak lebih hijau dari rumput di rumah sendiri," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat pidato penutupan Diklat Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat (TKSM) di Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (2/5).

Diklat tersebut melibatkan berbagai elemen strategis yang ada di Pulau Sebatik, seperti tokoh masyarakat, karang taruna, bidan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).


"Diharapkan Diklat menjadi energi positif, memompa gelora produktivitas bagi tenaga kerja, perekat bagi seluruh elemen bangsa dan TKSM bisa terlibat aktif dalam pembangunan di Pulau Sebatik ini," tegasnya.

Segala potensi di Pulau Sebatik yang berbatasan dengan negeri jiran, Malaysia, mesti dimanfaatkan sumber daya alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.

Potensi di sepanjang jalan di Pulau Sebatik, misalnya dari tanaman sereh. Bisa diolah karena peminatnya banyak di Tawau. Termasuk tanaman Jahe dan daun pisang.

"Jika TKSM menjadi sumber energi positif, maka pembangunan di Pulau Sebatik bisa dimaksimalkan dan mendongkrak perekonomian, sekaligus kemandirian," harap Menteri Khofifah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya