Berita

novel baswedan/net

Hukum

Tjipta Lesmana: Tangkap Novel Basdewan, Polri Masih Dendam Kasus Simulator SIM

JUMAT, 01 MEI 2015 | 18:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penangkapan penyidik KPK Novel Baswedan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di rumahnya dini hari tadi (Jumat, 1/5) tak bisa dilepaskan dari opini publik tentang kriminalisasi KPK.

"Apapun alasan yang diberikan oleh Bareskrim tentang penangkapan Novel Baswedan, publik pasti akan mempersepsikannya sebagai upaya pelemahan Polri untuk melakukan kriminalisasi terhadap KPK atau melemahkan KPK," kata mantan anggota komisi konstitusi MPR, Prof DR Tjipta Lesmana kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 1/5).

Pasalnya, jelas Tjipta, penagkapan tersebut janggal mengingat kasus yang dijeratkan kepada Novel telah terjadi pada 11 tahun yang lalu.


Perlu diketahui, penangkapan Novel sebagai tersangka didasarkan pada kasus penganiayaan pelaku pencurian sarang burung walet di Pantai Panjang Ujung Kota Bengkulu. Pada saat itu, Novel menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bengkulu tahun 2004.

"Kalaupun Novel waktu itu melakukan penganiayaan terhadap tersangka kejahatan burung walet, kenapa baru diusut sekarang kasus itu?" kata Tjipta.

Maka dari itu, tambah Tjipta, tak heran bila penangkapan Novel memicu kecurigaan publik soal upaya pelemahan KPK. Mengingat jeda waktu yang panjang dari terjadinya kasus hingga penangkapan Novel hari ini .

"Rupanya Polri masih dendam karena Novel Baswedan inilah yang empat tahun lalu mengungkap kasus kejahatan simulator SIM yang melibatkan jenderal polri," tandasnya. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya