Berita

jokowi/net

Jokowi akan Pelototi Pembangunan Trans Sumatera

KAMIS, 30 APRIL 2015 | 14:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi memberi target pembangunan ruas jalan tol Lampung-Palembang harus selesai dalam tiga tahun ini. Untuk itu, Jokowi meminta kepada pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan jalan tol itu agar kalau ada masalah disampaikan kepadanya.

"Saya akan lihat ke lapangan mana yang perlu dijewer ya dijewer kalau perlu dipotong ya dipotong. Ini untuk rakyat, jangan sampai untuk kepentingan jutaan rakyat bisa gagal gara-gara satu dua orang atau seratus orang," tegas dia saat menyampaikan sambutan pada acara groundbreaking pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di Sabahbalau, Lampung Selatan, Kamis (30/4).

Jokowi memberikan contoh pembangunan tol JORR di Jakarta Selatan yang terhenti selama 8 tahun hanya karena gara-gara  143 penduduk yang tidak mau pindah. Padahal pembangunan tol JORR itu tinggal menyisahkan 1,5 km. Namun beruntung akhir masalah tersebut bisa diselesaikan, sehingga pembangunan tol JORR saat itu bisa disambung hanya dalam waktu empat bulan.


"Ini yang tidak boleh terjadi di tol Trans Sumatera, kepentingan lebih besar harus diutamakann untuk kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan segelintir orang," tutur Jokowi.

Ia wanti-wanti kepada para Menteri, Gubernur, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam pembangunan jalan tol Trans Sumatera harus berani kalau untuk kepentingan rakyat. "Jangan takut saya akan back up untuk kepentingan itu," tegasnya.

Menurut Jokowi, tol Trans Sumatera ini beda dengan yang lain karena lebarnya ada 120 meter. Di tengah ada jalan tol dan tol, kemudian di sebelah kanannya ada listrik transmisi tegangan tinggi, dan juga untuk jalur kereta api, bisa kereta cepat dan biasa.

Guna melengkapi pembangunan tol Trans Sumatera itu, menurut Presiden Jokowi, ia memberikan target akhir bulan Mei ini sudah harus dilakukan groundbreaking pembangunan dermaga Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sehingga bisa nyambung.

Ia mengingatan, kalau tolnya sudah jadi namun pelabuhannya belum bagus sama saja. "Ini harus terintegrasi terpadu, pelabuhannya rampung tolnya rampung, Merak rampung ini baru namanya kerja terintegrasi bukan sepotong-potong bukan parsial," kata Jokowi.

Jokowi meyakini, kalau nanti sudah jadi, tol Trans Sumatera sampai ke Aceh, akan terjadi kecepatan transportasi yang luar biasa. Jika selama ini perjalanan dari Lampun ke Palembang ditempuh dalam waktu 8 -10 jam, sehingga mahal sekali, maka kalau tol ini jadi akan dapat ditempuh dalam waktu 2,5 sampai 3 jam, sehingga biaya transportasi akan murah, dan dampaknya harga barang jauh akan lebih murah.

"Transportasi lebih cepat biaya lebih murah dan harga barang juga lebih murah. Ini tidak bisa dalam jangka pendek. Nanti suatu saat 3-4 tahun selesai nanti akan kelihatan dan harga-harga akan kelihatan jauh lebih murah dari sekarang," jelas dia.

Seperti dilansir dari laman setkab.go.id, jalan Tol Trans Sumatera terbagi dalam empat koridor utama dan tiga koridor prioritas jaringan jalan tol.

Keempat koridor utama itu adalah; Bandar Lampung (Lampung)-Palembang (Sumatera Selatan) 358 km; Palembang-Pekanbaru (Riau) 610 km; Pekanbaru-Medan (Sumatera Utara) 548 km; Medan-Banda Aceh (NAD) 460 km.

Tiga koridor prioritas pembangunan yakni; Palembang-Bengkulu sepanjang 303 km; Pekanbaru-Padang (Sumatera Barat) sepanjang 242 km; Medan-Sibolga sepanjang 175 km. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya