Berita

said iqbal/net

Presiden KSPI Masih Garang ke Pemerintah

KAMIS, 30 APRIL 2015 | 13:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekertaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Sekjen KSPI), Muhammad Rusdi mengungkapkan, walau hanya diberi waktu satu menit oleh Presiden Jokowi  untuk menyampaikan sambutan dalam acara launching ground breaking perumahan buruh di Semarang, Jawa Tengah (Rabu kemarin, 29/4), dihadapan Presiden Jokowi, Presiden KSPI Said Iqbal tidak menyia-nyiakan waktu untuk menyampaikan pesan kaum buruh.

"Secara tegas tanpa basa-basi, Said Iqbal mengkritisi pelaksanaan BPJS yang masih perlu dibenahi secara serius oleh Presiden Jokowi, karena masih banyak orang miskin yang belum terdaftar BPJS dan masih banyak rumah sakit yang menolak pasien BPJS," ungkap Rusdi yang memberikan keterangan terkait keberangkatan Presiden KSPI bersama Presiden Jokowi ke Semarang, kemarin.

Ditambahkan Rusdi, dalam sambutannya Said Iqbal juga menyampaikan pesan kepada Presiden Jokowi bahwa jelang May Day 1 Mei besok masih saja ada upaya dari pihak Kepolisian di beberapa daerah untuk menghambat pergerakan buruh. "Sehingga hal tersebut perlu menjadi perhatian serius untuk pak Presiden Jokowi," terangnya.


Sebelumnya, lanjut Rusdi, pada hari Selasa 27 April 2015 ketika beberapa pimpinan buruh diundang makan siang oleh Presiden Jokowi di Istana Negara. Said Iqbal juga menyampaikan tuntutan buruh terkait implementasi jaminan pensiun per 1 Juli 2015 dengan manfaat bulanan sebesar 75 persen dari gaji, serta menuntut kenaikan upah sebesar 32 persen, dengan dirubahnya KHL dari 60 item menjadi 84 item dan menolak kenaikan upah berbasis perundingan 5 tahun.

"Pasca dua kali ketemu Jokowi, Said Iqbal mengatakan akan terus kritis, menunggu komitmen Presiden Jokowi untuk kesejahteraan kaum buruh, jika tidak segera dilaksanakan maka KSPI dan kaum buruh akan melakukan perlawanan dan aksi besar-besaran," tukas Rusdi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya