Berita

MANUSIA BINTANG

Lima Tokoh Nasional Terima Democracy Award

RABU, 29 APRIL 2015 | 09:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lima tokoh nasional mendapatkan Democracy Award dari Kantor Berita Politik RMOL. Penghargaan itu akan diberikan pada pergelaran Malam Budaya Manusia Bintang 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Rabu malam ini (29/4).

Kelima tokoh itu adalah Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menko Maritim Dwisuryo Indroyono Susilo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva.

Kelimanya memainkan peranan penting dalam memajukan praktik demokrasi yang kami artikan secara luas, tidak sekadar prosedural,” ujar Redaktur Kantor Berita Politik RMOL, Yayan Sopyani Al Hadi, yang menjadi ketua tim penilai.


Menurut Yayan, proses penilaian dilakukan secara bertahap di ruang redaksi. Sejumlah nama kandidat dikumpulkan dan didiskusikan. Redaksi juga mengundang keterlibatan pihak lain, seperti pengamat dan politisi, untuk ikut memberikan penilaian pada nama-nama kandidat penerima penghargaan.

"Ketua MPR yang Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, misalnya, kami nilai memiliki komitmen yang tinggi pada demokrasi. Dia membuktikannya tanpa basa-basi di lingkaran sendiri. Bang ZH menyingkirkan paradigma the winner take all,dan tetap merangkul mereka yang berbeda. Menurut kami, dia juga berperan menciptakan situasi politik yang kondusif di Parlemen, khususnya pasca Pilpres," ujar Yayan.

Sementara Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, sambung Yayan masih mencontohkan, berperan besar dalam menjaga soliditas institusi Polri. Selain peranannya di masa-masa genting yang baru berlalu itu, Badrodin juag dikenal sebagai perwira polisi pekerja keras yang tidak mementingkan pangkat dan jabatan.

"Jenderal Badrodin membuat proses transisi kepemimpinan di tubuh Polri berjalan lancar. Ini mungkin terjadi karena dia memiliki kemampuan komunikasi yang baik, ke dalam maupun ke luar institusi Polri," demikian Yayan. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya