Berita

fadli zon-idris sardi/net

Fadli Zon: Idris Sardi Harus Ditempatkan sebagai National Treasure

RABU, 29 APRIL 2015 | 08:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Idris Sardi, yang wafat satu tahun lalu, harus ditempatkan sebagai national treasure dan sebagai kekayaan nasional.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, dalam peringatan satu tahun wafatnya Idris Sardi di Rumah Kreatif Fadli Zon, Bogor (Selasa, 28/4).

Acara ini dimulai dengan doa bersama, tahlilan, shalat maghrib berjamaah dan makan malam bersama.


Idris Sardi, yang lahir di Jakarta pada 7 Juni 1938 dan wafat pada 28 April 2014, merupakan Maestro Biola Indonesia. Idris dikenal sebagai "Bocah Ajaib" karena pada usia enam tahun sudah kenal biola. Pada usia 14 tahun, Idris Sardi sudah menjadi concert master di Orkes Studio Djakarta.

Acara doa bersama dan tahlilan ini kemudian dilanjutkan dengan peresmian patung perunggu Idris Sardi karya pematung Bambang Winaryo. Peresmian ini dilakukan putera-puteri Idris Sardi seperti Santi Sardi, Lukman Sardi, dan Ajeng Sardi, dengan ditemani Fadli Zon, yang merupakan Founder Rumah Kreatif Fadli Zon.

"Patung perunggu Idris Sardi yang sedang bermain biola, didedikasikan sebagai penghargaan untuk mengenang Maestro Biola Indonesia. Patung ini akan selalu tersimpan di tangga menuju Aula Idris Sardi di Rumah Kreatif Fadli Zon" ujar Fadli Zon.

Lukman Sardi, mewakili keluarga besar Idris Sardi, mengaku terharu dan tersanjung atas perhatian Rumah Kreatif Fadli Zon kepada almarhum Idris Sardi.

"Kami bersyukur masih banyak yang sayang dan memberikan perhatian kepada papa" kata Lukman.

Setelah peresmian patung perunggu Idris Sardi, dilanjutkan Mini Konser. Puteri Idris Sardi, Ajeng Sardi; cucu Idris Sardi, Eliezar; serta murid Idris Sardi, Habibi dan Fahri, memainkan sejumlah lagu melalui gesekan biola sebagai penghargaan dan penghormatan terhadap Idris Sardi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya