Berita

Hendri Satrio/net

Pesan Kunci

Mari Memahami Jokowi

SELASA, 28 APRIL 2015 | 14:29 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

TIDAK mudah memahami pesan kunci komunikasi Presiden Joko Widodo. Pesan yang dilontarkan Presiden ke-7 Indonesia ini masih ceplas ceplos yang akhirnya sering dipersepsikan berbeda oleh publik.

Pesan kunci terbaru adalah saat pertemuan dengan tokoh media massa Nasional di Jakarta (Rabu, 27/4). Salah satu yang menarik adalah Jokowi (kira-kira) mengatakan bahwa "kebijakan pemerintahannya di awal memang menyakitkan".

Nah, bagaimana rakyat harus menyikapi pernyataan Presiden yang seperti ini. Haruskah rakyat memaklumi bahwa hidup akan lebih sulit saat ini? Dan sampai kapankah harus menanggung sakit?


Kemudian pernyataan Jokowi sebelum menaikkan harga BBM yang tidak mau pusing dengan berbagai komentar tentang kenaikan BBM.

Bahkan SBY pun merasa harus mengkoreksi ucapan Jokowi tentang ketergantungan hutang pada IMF yang menurut SBY sudah lunas sejak 2006.

Belum lagi insiden pengakuan Jokowi yang tidak membaca apa yang dia tandatangani.

Jokowi minta rakyat untuk memahami kebijakan yang dia keluarkan walaupun berimbas makin sulitnya kehidupan rakyat.

Nah, bila sudah begini, mari pahami Jokowi. Sampai kapan? Ya, mari kita coba terus untuk memahami Jokowi.

Mari pahami Jokowi hingga Jokowi memahami rakyatnya. Hehehehe. [***]

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya