Berita

Olahraga

Menpora Ingin Liga Indonesia Segera Bergulir

SELASA, 28 APRIL 2015 | 00:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Agar proses pembinaan sepakbola nasional terus berjalan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menghendaki agar kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Tanah Air, Liga Indonesia (QNB League) 2015, bisa segera bergulir.

Karena itu, ia meminta klub-klub peserta dan PT Liga Indonesia (PT LI) sebagai operator kompetisi, tetap mempersiapkan diri meski organisasi PSSI dibawah La Nyalla Mattalitti tidak akui pemerintah.

"Kita ingin kompetisi bergulir secepatnya. Kompetisi yang kita butuhkan adalah kompetisi menjunjung tinggi sportivitas dan menjamin hak-hak pemain. Jika syarat tersebut komit akan dipenuhi oleh klub dan PT Liga, kita akan segera mengeluarkan izin kompetisi," tegas Menpora usai pertemuan dengan perwakilan klub dan PT Liga Indonesia (PT LI) di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin (27/4).


Meski pertemuan dengan perwakilan klub dan PT Liga belum menghasilkan kesepakatan, Menpora tetap berterima kasih karena perwakilan klub dan PT Liga sudah mau berkomunikasi dan berdialog dengan pemerintah. Komunikasi dan dialog lebih lanjut dengan stakeholder sepakbola nasional tersebut akan terus dilakukan pemerintah.

"Membenahi kompetisi adalah niat kami. Meski pada pertemuan tadi ada sebagian yang masih emosional dan ngotot, bisa kita maklumi," katanya.

Kedatangan perwakilan klub dan PT Liga untuk berdialog, katanya lagi, juga menunjukkan itikad baik mereka. Karena itu dia berharap semua pihak bisa cooling down, sehingga kemudian kita bisa bersama-sama bersinergi dalam memperbaiki kompetisi.

Terkait dengan Persebaya Surabaya dan Arema Cronus yang masih dalam status dilarang mengikuti Liga Indonesia, Imam Nahrawi yang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa kedua klub tersebut masih memerlukan penanganan khusus. Sebab, masih ada status legalitas kepemilikan klub yang masih mengganjal.

"Karena itu kami akan terus memediasi proses rekonsiliasi diantara pihak-pihak yang berkonflik agar bisa ikut kompetisi," tukas Cak Imam, sapaan akrab Menpora.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya