Berita

Gede Sandra/net

Berikut Hasil Evaluasi Menteri-menteri Bidang Ekonomi di Semester I Versi LSP

Menteri Rini Paling Buntut
SENIN, 27 APRIL 2015 | 08:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Bidang ekonomi adalah salah satu bidang yang telah cukup menjadi sorotan publik dalam semester I atau enam bulan pertama pemerintahan Jokowi-JK. Banyak pandangan dari para peneliti yang secara umum menyerukan bahwa kinerja para menteri Kabinet Kerja harus segera dievaluasi dan (kalau perlu) dilakukan perombakan Kabinet.

Untuk membantu memperkuat seruan tersebut, Lingkar Studi Perjuangan (LSP) mencoba mengevaluasi kinerja para Menteri yang membawahi bidang ekonomi, Menko Perekonomian; Menteri Keuangan; Menteri ESDM; Menteri Perindustrian; Menteri Perdagangan; Menteri Pertanian; Menteri Lingkungan Hidupdan Kehutanan; Menteri Perhubungan; Menteri Kelautan dan Perikanan; Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Menteri Koperasi dan UKM; Menteri Desa dan PDT; Menteri PPN/Bappenas; Menteri BUMN.

"Sumber pengamatan kami terhadap kinerja para menteri tersebut adalah pemberitaan di media-media online nasional dan lokal," ungkap peneliti LPS Gede Sandra dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (27/4).


Kinerja yang dievaluasi terkait empat hal, yaitu orientasi kebijakan (dalam hubungannya dengan Trisakti), kapasitas, integritas, dan kepemimpinan para menteri.

Dan berikut hasil penilain LSP; Menteri Perhubungan Ignatius Jonan dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti memperoleh 78,6 poin; Menteri LHK Siti Nurbaya dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Caniago 71,4 poin; Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri Koperasi UKM Puspayoga, Menteri Pertanian AmranSulaiman, dan Menteri Desa dan PDT Marwan Jafar masing-masing memperoleh 64,3 poin.

Selanjutnya, Menakertrans Hanif Dhakiri 57,1 poin; Menteri Keuangan Bambang P Brodjonegoro 50 poin; Menko Perekonomian Sofyan Djalil 50 poin; Menteri ESDM Sudirman Said 42,8 poin; dan Menteri BUMN Rini Sumarno 28,7 poin.

"Lima menteri terakhir mendapatkan peringkat memprihatinkan, di bawah nilai standar (60 poin) atau KW3," ujar Gede Sandra.

Menurutnya, mereka sangat layak untuk dipertimbangkan masuk ke dalam daftar perombakan Kabinet Jokowi karena sangat jelas berideologi kanan-neoliberal, posisi politik yang secara berdiametral bertentangan dengan Trisakti. Selain secara kapabilitas terdapat permasalahan hampir di seluruh Menteri. Namun secara integritas hanya sebagian kecil yang bermasalah.

"Keberadaan kelima menteri KW3 dalam Kabinet Kerja ini telah cukup menggerogoti popularitas dan penerimaan/akseptabilitas masyarakat terhadap Jokowi," demikian Gede Sandra. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya