Berita

ilustrasi/net

Politik

PMII Tuntut Kapolri Minta Maaf dan Copot Kapolres Situbondo

SABTU, 25 APRIL 2015 | 19:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tindakan represif aparat kepolisian dari jajaran Polres Situbondo terhadap kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) saat menggelar unjuk rasa jelang pembacaan vonis Nenek Asyani dikecam.

Akibat tindakan represif polisi, beberapa kader PMII mengalami luka cukup serius sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kami menuntut Kapolri dan Wakapolri meminta maaf ke publik atas perilaku anak buahnya yang represif dan semena-mena itu," ujar Ketua Bidang Advokasi PB PMII, Bambang Tri Anggono dalam keterangannya kepada redaksi, Sabtu (25/4).


Dikatakannya, saat menggelar unjuk rasa di Pengadilan Situbondo jelang pembacaan vonis Nenek Asyani pada Kamis (23/4) lalu, massa dari PMII dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian dari jajaran Polres Situbondo. Beberapa kader PMII ada yang dipukul dan diinjak-injak hingga mereka mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke RSUD Bondowoso.

Dikatakannya, tindak represif dan semena-mena yang dilakukan jajaran Polres Situbondo kepada kader PMII Situbondo mencoreng Korps Bayangkara sebagai aparat penegak keamanan dan hukum yang seharusnya mengayomi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Karena itulah kami juga menuntut Kapolri mencopot dan membebastugaskan Kapolres Situbondo," tukas Bambang Tri.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya