Berita

Faozan Amar/net

'Pesta Bikini' Berseberangan dengan Ajaran Trisakti

JUMAT, 24 APRIL 2015 | 13:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bikini party alias 'pesta bikini' bertentangan dengan ajaran Trisakti Bung Karno, terutama pada ajaran yang ketiga yakni, berkepribadian di bidang budaya.

Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia, Faozan Amar, mengatakan, pemerintahan Presiden Jokowi yang mengusung Trisakti, sudah jelas menolak acara tersebut.

"'Pesta bikini' jelas bertentangan dengan ajaran Trisakti, dan sebaiknya tidak dilaksanakan," ujar Faozan dalam rilisnya, Jumat (24/4).


Selain bertentangan dengan ajaran Trisakti, acara yang sudah dibatalkan itu, juga bertentangan dengan budaya dan adat istiadat bangsa Indonesia.

Kata Faozan, ia mendukung langkah pihak sekolah yang namanya dicatut untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak yang berwajib.

Ia pun angkat topi atas ketegasan Kepolisian yang bakal menertibkan acara tersebut, karena berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan.

"Saya kira acara seperti itu lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya," demikian Faozan.

Seperti diberitakan sebelumnya, di media sosial tersebar undangan acara 'pesta bikini' bertema 'splash after class'. Dalam undangan tersebut tercantum jenis pakaian yang digunakan peserta adalah bikini summer dress. Acara akan diselenggarakan pada 25 April 2015 di The Media Hotel & Towers di Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta. Penyelenggara mengklaim bahwa acara tersebut didukung beberapa sekolah, di antaranya SMA 8 Bekasi, SMA 12 Jakarta, SMA 14 Jakarta, SMA 38 Jakarta, SMA 50 Jakarta, SMA 24 Jakarta, SMK Musik BSD, SMA 109 Jakarta, SMA 53 Jakarta, SMA Muhammadiyah Rawamangun, SMA 44 Jakarta, SMA Alkamal, SMA 29 Jakarta, SMA 26 Jakarta, dan SMA 31 Jakarta. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya