Berita

kim yong nam/net

Presiden Korea Utara Ditolak Hotel di Jakarta?

JUMAT, 24 APRIL 2015 | 08:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kim Yong Nam sudah beberapa kali berkunjung ke Jakarta. Kali ini Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara itu pun kembali datang ke Jakarta memimpin delegasi Korut di Konferensi Asia Afrika (KAA).

Selama di Jakarta, Kim Yong Nam menginap di Hotel Intercontinental, di Jalan Jenderal Sudirman, bersama sejumlah anggota VIP delegasi Korut.

Kamis sore (23/4), Kim Yong Nam sempat bertemu sebentar dengan Presiden Joko Widodo sebelum Jokowi menyampaikan pidato penutupan KAA. Pertemuan keduanya dilangsungkan di Ruang Kakatua Balai Sidang Jakarta (JCC).


Tidak banyak hal yang dibahas kedua tokoh karena waktu yang ada terlalu singkat.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa Kim Yong Nam sebelumnya juga melakukan pertemuan tertutup dengan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun belum diperoleh hasil konkret dari pembicaraan itu. Kabar yang berkembang mengatakan, Mega berencana berkunjung kembali ke Pyongyang dalam waktu dekat.

Informasi lain yang diperoleh mengatakan bahwa sedianya Kim Yong Nam menginap di sebuah hotel di Jalan MH Thamrin. Namun, entah mengapa, ia akhirnya menginap di Hotel Intercontinental.

Kabar yang berkembang mengatakan bahwa hotel di Jalan MH Thamrin itu menolak kehadiran delegasi Korut. Kabar lain mengatakan, Kim Yong Nam dan delegasi Korut ditolak karena tidak ada kamar yang tersedianya.

Saat ini, Kim Yong Nam dan delegasi Korut bersama dengan delegasi negara lain peserta KAA berangkat ke Bandung untuk mengikuti kegiatan napak tilas KAA 1955. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya