Berita

joko widodo/net

Redam Krisis di Kawasan Timur Tengah, Jokowi Usul Dibentuk Gugus Tugas OKI

KAMIS, 23 APRIL 2015 | 07:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden RI Joko Widodo mengusulkan pembentukan sebuah task force atau gugus tugas negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk membangun kerangka kerja, kerangka komunikasi, dalam menyelesaikan masalah terorisme, radikalime, dan konflik di antara negara anggota OKI.

Usulan tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan pertemuan dengan delegasi negara-negara OKI, di sela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) ke-60, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu kemarin (22/4).

Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan keprihatinan Indonesia terhadap krisis di kawasan Timur Tengah yang telah menelan korban dan kehancuran fasilitas publik.


Ia juga menyerukan perlunya persatuan Islam yang dapat memberi kontribusi kedamaian dan kesejahteraan, dan menyerukan penghormatan terhadap wilayah dan peduduk dalam sebuah teritori.

"Kami tadi mengusulkan agar dibuat sebuah task force atau dibuat sebuah contact group yang di situ nanti akan membuat sebuah bangunan kerangka strategi, bangunan kerangka komunikasi, dan bangunan cara-cara menindaklanjuti dari setiap pertemuan-pertemuan yang ada," kata Jokowi.

Menurutnya, negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI telah setuju utuk memberikan dukungan penuh agar masalah-masalah yang ada segera bisa diselesaikan secara konkrit melalui step-step yang konkrit.

Jokowi menambahkan seperti dilansir dari laman setkab.go.id, mestinya konflik-konflik baik antarnegara, baik yang ada di sebuah negara peranan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) harus cepat menengahi, cepat mencarikan solusi, dan cepat memberikan mandat. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya