Berita

Politik

PMII Usul Peserta KAA Sepakati 9 Resolusi

RABU, 22 APRIL 2015 | 20:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 harus jadi momentum untuk merefleksikan hakekat terciptanya Dasa Sila Bandung sebagai bentuk dukungan moral terhadap negara-negara yang masih mengalami kolonialisme.

Dalam konteks itu, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mendorong negara-negara peserta memprakarsai lahirnya resolusi baru terkait isu-isu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh negara dan rakyat di Asia-Afrika.

"Ini penting mengingat jumlah penduduk di negara-negara di benua Asia dan Afrika menempati 70% populasi dunia namun secara ekonomi masih mengalami ketimpangan akibat ketidakadilan, kemiskinan dan dukungan infrastruktur kegiatan ekonomi," demikian tertulis dalam keterangan resmi PB PMII yang diterima redaksi, Rabu (22/4).


Setidaknya ada sembilan poin resolusi baru yang harus disepakati bersama peserta KAA.

Dalam keterangan tertulis atas nama Ketua Bidang Advokasi Kebijakan Publik PB PMII, Bambang Tri Anggono dan Sekretaris Athika Hidayatul, kesembilan resolusi baru tersebut yakni, menciptakan sistem ekonomi dan perdagangan yang berkeadilan dengan membentuk bank pembangunan Asia-Afrika untuk menopang pendanaan pembangunan ekonomi negara-negara di Asia dan Afrika; mendorong terciptanya pembangunan lumbung pangan dunia di negara Asia Afrika untuk mengatasi krisis pangan dunia; mendukung kemerdekaan negara Palestina dari penjajahan Israel ke sidang Dewan Keamanan PBB.

Kemudian, mendorong tatakelola energi dan laju emisi gas karbon global di negara Asia-Afrika yang lebih pada penggunaan energy ramah lingkungan sebagai bentuk penyeimbangan lingkungan; mendorong terciptanya keamanan global di negara Asia-Afrika dengan membentuk badan mediasi penyelesian konflik antar negara dan internal negara dengan prinsip saling menghormati dan tidak ikut mencampuri urusan dalam negeri negara lain; kemudian mendorong penghentian bentuk-bentuk radikalisme agama yang menciptakan gerakan terorisme.

Tiga poin resolusi lainnya yakni, memaksimalkan hubungan antar negara dengan saling menghormati hukum-hukum yang berlaku secara internasional; membina dan mendorong pertukaran pemuda dan pelajar Asia-Afrika dalam hal pendidikan dan kebudayaan, dan terakhir, mendorong terbentuknya pemberantasan kejahatan transnasional dalam hal korupsi, narkoba dan human trafficking.

"Karena itulah kami mendorong pemerintah Indonesia memprakarsai dan mengajak negara-negara di Asia-Afrika melahirkan resolusi baru tersebut," tukas Bambang.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya