Berita

Agun Gunanjar Sudarsa/net

Politik

Agun Gunandjar: Pidato Presiden Jokowi Sejalan dengan Tujuan Nasional

RABU, 22 APRIL 2015 | 12:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Komisi I DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa mengapresiasi pidato Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Peringatan 60 Tahun Konfrensi Asia Afrika (KAA) di JCC, Jakarta (Rabu pagi, 23/4).

"Saya sependapat dan mendukung perlu dilakukannya reformasi lembaga PBB dan membentuk arsitektur global yang baru," sebut politisi Golkar ini kepada redaksi sesaat lalu.

Hal ini, kata Agung, penting dilakukan untuk terwujudnya keadilan dan perdamaian diantara sesama warga bangsa dan negara di dunia.


"Pidato ini sejalan salah satu tujuan nasional bangsa dan negara Indonesia, yakni ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan negara masing-masing, perdamaian abdi yang dicita-citakan, dan keadilan sosial yang dikehendaki seluruh warga bangsa dan negara," ujar ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol ini.

Untuk itulah, lanjut Agung, tidak boleh ada suatu bangsa atau negara yang telah berjuang memerdekakan dirinya dan telah terpenuhi syarat-syarat berdirinya suatu negara, tidak diakui, dan oleh karenanya dia berhak atas perdamaian dunia dan keadilan sosial dalam kancah pergaulan dan hubungan internasional di seluruh aspek kehidupan politik, ekonomi, sosbud, pertahanan dan keamanan.

Sebelumnya Presiden Jokowi mendesak reformasi PBB agar berfungsi secara optimal sebagai badan dunia yang mengutamakan keadilan dunia bagi semua bangsa. Selain itu, Jokowi juga mengkritisi keberadaan Bank Dunia, International Monetary Fund (IMF) dan Asian Development Bank (ADB). Menurutnya, lembaga moneter Internasional itu sudah tak bisa lagi dijadikan satu-satunya penyelesaian masalah keuangan bagi negara-negara dunia.

"Pandangan yang mengatakan bahwa persoalan ekonomi dunia hanya bisa diselesaikan oleh Bank Dunia, IMF dan ADB adalah pandangan usang yang perlu dibuang," tandas Jokowi yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya