Berita

Politik

KBRI DIBOM

Tommy Soeharto: Arab Saudi dan AS Wajib Minta Maaf ke Rakyat RI

RABU, 22 APRIL 2015 | 07:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Saudi Arabia dan Amerika Serikat diserukan untuk meminta maaf pada rakyat Indonesia atas hancurnya gedung Kedutaan Besar RI (KBRI) di Sana'a, Yaman.

Gedung tersebut hancur imbas serangan udara pasukan koalisi pimpinan Saudi pada Senin (20/4) lalu. Adapun Washington mendukung serangan atas posisi-posisi pemberontak Houthi yang dilakukan koalisi.

Akibat insiden itu gedung KBRI di Sana'a mengalami kerusakan hingga 70 persen. Selain itu, serangan tersebut juga melukai setidaknya dua orang warga negara Indonesia.


Seruan tersebut disampaikan putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Menurut Tommy, kedua negara itu wajib minta maaf karena KBRI dibangun dan milik rakyat RI.

"Dengan adanya insiden di Yaman saya menyerukan agar Arab saudi Dan USA wajib minta maaf pada rakyat Indonesia. Kedutaan RI dibiayai rakyat RI," kata Tommy dalam akun twitternya, @HutomoMP_9.

"Saya sebagai rakyat dan pembayar pajak merasa keberatan jika insiden perusakan fasilitas yang dibiayai rakyat RI dianggap sepele negara lain," sambung dia.

Di dalam akun twitter yang sudah diakui miliknya itu, Tommy juga mengatakan seruannya bukan didasari sikap tidak senang dan mencampuri urusan negara lain.

"Pemerintahan Negara bermartabat itu pemerintahan yang berani minta maaf jika salah. Kekuatan bukan hanya dari senjata yang canggih," tukas Tommy mengingatkan.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya