Berita

Agun Gunanjar Sudarsa/net

Kubu Agung: Ketua DPR Berpotensial Disanksi Administratif

SELASA, 21 APRIL 2015 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan DPR RI menyetujui rotasi atau perubahan penempatan keanggotaan anggota Fraksi Partai Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Fraksi Golkar Ade Komaruddin dan Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo.

Surat rotasi anggota Fraksi Golkar sudah ditanda tangani Ketua DPR Setya Novanto, melalui Surat Keputusan Nomor 87/PIMP/III/2014-2015 tentang Perubahan Penempatan Keanggotaan pada Komisi DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2014-2019 Tahun Sidang 2014-2015 Dari Fraksi Partai Golkar DPR.

Anggota Fraksi Golkar sekaligus Ketua DPP Partai Golkar Munas Jakarta, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, ketua DPR dan Fraksi Golkar di bawah kepemimpinan Ade Komaruddin berpotensial untuk dapat sanksi administratif. Pasalnya, pengurus Golkar yang diakui pemerintah adalah hasil Munas Jakarta.


"Mohon maaf, bukan balik ancam ya, justru surat FPG dan surat ketua DPR itu yang potensial untuk dapat sanksi administratif," ujar Agun dalam keterangannya, Selasa (21/4).

Jelas Agung, dia tidak akan pernah mau mematuhi SK 'lucu-lucuan' tersebut, dimana DPP-nya baik hasil Munas Riau 2009 maupun Munas Bali 2014 sudah habis kontraknya mengurus partai.

"Kembali saja urus rumah asalnya, banyak sekali PRnya di luar partai. Masih banyak kader Golkar yang punya hati dan nurani, melihat keterpurukan partai di pileg utamanya pilpres. Masa sih 2019 kita mau diulangi melalui koalisi ini, tidak Ah, saya tidak mau terpuruk pada angka 1 digit, dan saya tidak mau lagi partai ini dijalankan oleh sekelompok orang (oligarki)," bebernya.

Menurut Agung, semua juga tahu bahwa Golkar saat ini jadi sangat transaksional. Lalu bagaimana bisa dapat simpati pemilih di masa mendatang.

"Hayo kader-kader hapuskan oligarki parpol, bangun demokrasi yang benar," demikian Agung. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya