Berita

ilustrasi/net

Generasi Muda Harus Punya Karakter Kebangsaan yang Kuat

SENIN, 20 APRIL 2015 | 12:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pemuda memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam akselerasi pembangunan, termasuk pula dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda merupakan aktor dalam pembangunan.

Baik buruknya suatu negara dapat dilihat dari kualitas pemuda yang dimiliki karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan negara. Untuk itu, generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat dalam membangun bangsa dan negara, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan, dan teknologi untuk bersaing secara global.

Begitu pemaparan anggota MPR RI dari daerah pemilihan Jatim X Fanny Safriansyah saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sekretariat Forum Lintas Ormas (FLO) Pamekasan, yang dihadiri 10 ormas yang tergabung dalam FLO.


"Pemuda juga perlu memperhatikan bahwa mereka mempunyai fungsi sebagai agent of change, moral force and sosial kontrol sehingga fungsi tersebut dapat berguna bagi masyarakat," katanya, seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi (Senin, 20/14).

Anggota Komisi IV DPR RI ini memberi contoh, saat ini banyak generasi muda yang pergi ke negara-negara konflik dan bergabung dengan gerakan ISIS dengan dalil jihad membela agama. Padahal ISIS, lanjutnya, bukan persoalan agama.

"Ini adalah masalah ideologi yang kalau kita kaitkan dengan negara kita, maka ini tidak sama, dan bertentangan dengan ideologi Pancasila kita, keberadaan negara kesatuan kita dan kebhinnekaan kita," ucap politisi PPP ini.

Karena itu, sosialisasi Empat Pilar MPR RI diharapkan bisa membuat generasi muda memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga generasi muda kita dapat cinta dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman ideologi yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya