Berita

Dunia

Diduga Kuat Inilah Biang Kerok di Balik Pengeboman Kedutaan Besar

SENIN, 20 APRIL 2015 | 06:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pihak berwenang sudah menemukan tanda-tanda yang mengarah kepada pelaku pengeboman Kedubes Kerajaan Maroko di Libya beberapa hari lalu.

Adalah kelompok pemberontak bersenjata Polisario yang diduga kuat berada di balik aksi pengeboman itu. Polisario diketahui memiliki hubungan yang erat dengan rezim Muammar Khadafi yang terjungkal dari kekuasaanya Oktober 2011 lalu.

Khadafi ikut melatih dan mempersenjatai milisi Polisario sejak berdiri pada 1970an lalu di kamp Tindouf Aljazair.


Itu juga sebabnya mengapa ketika Khadafi mendapatkan perlawanan dari kelompok sipil Libya yang dibantu NATO, milisi Polisario ikut berperang bersama Khadafi.

Harian Al Sabah, menurunkan laporan mengenai kesimpulan awal dari investigasi terhadap pengeboman Kedubes Maroko itu. Menurut harian ini, milisi Polisario yang melakukan serangan menggunakan nama kode "Sakia el Hamra and Oued Eddahab Office".

Hari Senin pekan lalu (13/4) gerbang utaa Kedubes Maroko di Tripoli diledakkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Maroko mengecam keras peristiwa itu dan meminta aparat berwenang di Libya untuk membuka investigasi khusus mengenai kejadian itu.

Dua hari setelah pengeboman itu, Kongres Nasional Libya juga menyampaikan kecaman serupa dan menyebutkan sebagai tindakan kriminal.

Kongres Nasional berjanji akan memonitor investigasi yang dilakukan untuk membuka tabir pelaku pengeboman. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya