Berita

badrodin haiti/net

Inilah 4 Tugas Utama Kapolri Jenderal Badrodin Versi IPW

MINGGU, 19 APRIL 2015 | 10:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada empat tugas utama yang patut dilakukannya segera oleh Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Keempat tugas ini menjadi strategis dilakukan Badrodin mengingat masa tugasnya hanya tinggal 1,3 tahun.

Indonesia Police Watch (IPW) mencatat, tugas pertama yang harus dilakukan Badrodin adalah melakukan konsolidasi organisasi, agar krisis kepemimpinan dan konflik internal yang terjadi selama tiga bulan terakhir bisa disudahi, untuk kemudian segenap jajaran Polri mampu melakukan kinerja profesionalnya.

Kedua, Badrodin harus mampu meletakkan dasar-dasar perubahan yang nyata di Polri, seperti yang diamanatkan Revolusi Mental Presiden Jokowi. Revolusi Mental Polri harus diarahkan membenahi sikap mental segenap jajaran Polri.


"Artinya, penataan dilakukan secara nyata, mulai dari sistem rekrut hingga meningkatkan pengawasan internal. Setidaknya, masyarakat tidak lagi melihat polisi melakukan penjebakan dan pungli di jalanan atau di pusat-pusat pelayanan kepolisian. Sebagai pimpinan, Badrodin tidak ragu-ragu untuk memecat anggota polisi yang berengsek," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam keterangannya, Minggu (19/4).

Ketiga, untuk mempercepat Revolusi Mental, Badrodin harus berani meminta kepada pemerintah untuk memberikan tunjangan profesi bagi anggota Polri. Sebab tugas anggota Polri sangat berbeda dengan PNS dan TNI. Tugas polisi 24 jam dan tidak di belakang meja dan resikonya sangat tinggi terhadap ancaman keselamatan, sehingga pemerintah perlu lebih memperhatikan profesi kepolisian ini dengan tunjangan, selain renumerasi yang PNS dan TNI juga diberikan.

"Badrodin perlu memperjuangkan hal ini dengan maksimal," sebut Neta.

Keempat, Badrodin sudah selayaknya segera mengakhiri dan menertibkan anggota Polri yang tugas rangkap 'menjual profesinya', terutama terhadap anggota polisi yang menjadi backing, pengawal khusus para cukong, bodyguard pengusaha maupun kurir orang-orang berduit. Sebab, selain melanggar etika kepolisian, tugas yang mereka lakukan berada di wilayah abu-abu pelanggaran hukum.

"Dua kasus 'menjual profesi' anggota kepolisian ini sudah menjatuhkan citra Polri, yakni kasus penembakan anggota polisi di depan KPK saat mengawal sejumlah truk. Dan kasus penangkapan anggota polisi oleh KPK, saat menjadi kurir pemberian uang
suap kepada anggota DPR," bebernya.

Neta menembahkan, Badrodin punya kapasitas, kapabilitas dan kemampuan untuk melakukan keempat hal itu. Untuk itu Badrodin harus melakukannya dengan cepat dan serius, mengingat usia jabatannya sangat pendek.

"Secara profesional, Badrodin adalah satu satunya jenderal polisi saat ini yang pernah empat kali menjadi Kapolda, sehingga sesungguhnya ia bisa melakukan terobosan untuk membenahi Polri dengan maksimal," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya