Berita

kammi

PP KAMMI: Instruksi Wapres UN Diulang Sama Seperti Meminta Pilpres Diulang

MINGGU, 19 APRIL 2015 | 06:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ujian Nasional (UN) yang telah dilalui oleh siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat pekan ini terancam diulang. Pasalnya, terjadi kebocoran soal UN di beberapa sekolah.

Memperhatikan hal ini Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menyayangkan pernyataan dan instruksi Wakil Presiden Jusuf Kalla. UN diulang memberikan dampak psikis terhadap pelajar yang telah susah payah menyelesaikannya dengan serius dan sungguh-sungguh.

"UN diulang akan meresahkan para pelajar yang telah susah payah melaksanakannya kemarin. Dampaknya jauh lebih mengancam dibandingkan pemerintah mengevaluasi diri dan menindak tegas para oknum pembocor yang ada di titik percetakan, penerbitan, distribusi atau bahkan pembuat soal. Hal ini akan jauh memberikan efek jera dibandingkan menindak para pelajar yang hanya jadi korban nantinya," kata Koordinator Isu Jaminan Pendidikan Nasional (Jamdiknas) PP KAMMI, Robert Edi Sudarwan (Minggu, 19/4).


Pihaknya berharap instruksi Wapres lebih pada penanganan permasalahan mendasar tadi, jika terbukti oknum sekolah ada yang mengkoordinir para siswanya mendapatkan bocoran secara merata kepada seluruh pelajar di sekolah tersebut, silahkan UN diulang di sekolah tersebut dan oknum tersebut dipecat.

"KAMMI menyayangkan isu UN diulang ini mencuat yang hanya akan menyebabkan tekanan psikis kepada pelajar. Hargai para siswa yang belajar serius jauh-jauh hari hingga larut hanya untuk mempersiapkan UN dengan sungguh-sungguh. Instruksi Wapres meminta UN diulang sama seperti halnya KAMMI meminta Pilpres 2014 diulang!" tegas Robert Edi Sudarwan dalam rilisnya.

Terakhir, KAMMI mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar mengevaluasi diri, menindak tegas setiap oknum pengedar dan penyebab bocornya UN tersebut. Kepada para pelajar, pihaknya berharap tetap tenang dan selesaikan seluruh rangkaian ujian dengan serius, percaya diri dan jujur, karena ketiga hal tersebut merupakan bagian dari revolusi mental yang harus dimiliki para pelajar. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya