Berita

Lidya Natalia Sartono/net

KONFERENSI ASIA AFRIKA

KAA Harus Soroti Isu Terorisme Global Model ISIS

MINGGU, 19 APRIL 2015 | 00:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. 60 Tahun sudah sejak pertama kali digelar, Konferensi Asia Afrika (KAA) masih menjadi salah satu pertemuan Dunia yang strategis antar negara negara di kawasan Asia dan afrika.

"Semangat awalnya adalah mendorong rasa persaudaraan antar negara negara dikawasan Asia dan Afrika terutama mendorong kemerdekaan dari beberapa negara dari dua kawasan tersebut yang saat itu sedang dalam usaha untuk merdeka,"ujar Ketua Presidium Pengurus Pusat  Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia disingkat (PMKRI, Lidya Natalia Sartono, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 19/4).

Menurutnya, situasi dulu kala konfrensi tersebut didorong, tentu berbeda dengan situasi yang terjadi saat ini, dan karenanya isu-Isunya tentu berbeda.


"Tantangan dan dinamika international saat ini ber fokus pada isu-isu seperti terorisme dan krisis konflik internal yang melanda negara- negara Islam di arab. KAA Kali ini setidaknya kita harapkan mampu memberi perspektif  baru yang mendorong usaha bersama dalam menghadapi isu-isu tersebut," ucapnya.

Dikatakannya bahwa dalam isu terorisme global seperti ISIS, KAA juga harus berani mengambil sikap untuk menyatakan sesuatu tentang Bagaimana menghadapi ancaman terorisme di kawasan Asia dan Afrika. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya