Berita

ilustrasi/net

KAA Jadi Momentum Penting Tunjukkan Indonesia Juga Bisa Tertib Lalu Lintas

SABTU, 18 APRIL 2015 | 22:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintah harus mampu mengendalikan kondisi lalu lintas saat Konferensi Asia Afrika (KAA) digelar pada 19-24 April 2015. Untuk itu, sebagai penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan, pemerintah harus sungguh-sungguh mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, tertib dan lancar.

"Mementum ini sangat penting untuk menunjukan kepada dunia bahwa tertib lalu lintas merupakan bagian dari budaya Indonesia," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 18/4).

Menurutnya, KAA ini merupakan kegiatan yang sekaligus ujian untuk menunjukkan kemampuan pemerintah mengendalikan lalu lintas. Sebab, lalu lintas itu merupakan potret modrenitas sebuah bangsa, selain menjadi cermin budaya.


Dikatakan, untuk beberapa hari ke depan, ratusan kepala negara dari berbagai dunia dan belasan organisasi internasional akan berada di Indonesia terkait dengan pelaksanaan KAA. Maka, mereka dengan mata terbuka akan secara langsung melihat kondisi lalu lintas di negeri ini.

"Apabila pemerintah tidak mampu mengendalikan lalu lintas, maka fakta itu akan sampai ke seluruh penjuru dunia. Sebaliknya jika lalu lintas kondusif maka cerita negeri ini akan baik," demikian Edison. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya