Berita

yuddy Chrisnandi/net

Politik

Menteri Yuddy: Kapasitas SDM Ditingkatkan Demi Pemerintahan Berkelas

SABTU, 18 APRIL 2015 | 16:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Dalam membangun tata kelola pemerintahan diperlukan leadership yang handal dan mumpuni. Tanpa hal itu, cita-cita membangun bangsa yang bermartabat, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan serta pemerintah yang melayani tidak akan pernah terwujud di Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, (Sabtu, 18/4).

Lebih jauh, pria yang dikukuhkan menjadi Guru Besar Universitas Nasional (Unas) ini menuturkan bahwa akuntabilitas memiliki peranan sangat penting dalam tata kelola pemerintahan. Di sini peran Aparatur Sipili Negara (ASN) sangat dibutuhkan, selain harus melaksanakan tugas dan fungsinya secara efektif dan efisien. Namun, kata Yuddy, disadari bahwa tidak semua SDM aparatur mempunyai kapasitas dan kapabilitas yang sama.


"Karena itu harus selalu diusahakan untuk meningkatkan kapasitas SDM yang sudah ada, sehingga cita-cita untuk menjadikan pemerintahan berkelas dunia dapat segera terwujud," tandasnya.

Saat ini, lanjut Yuddy Chrisnandi yang kini bergelar profesor ini, revolusi mental di kalangan aparatur negara penting untuk segera dilakukan. Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan dalam revolusi mental tersebut, yaitu melaksanakan pemerintahan dengan efisien dan efektif, mengubah culture set, serta mengubah mindset.

"Kita harus bertransformasi untuk meninggalkan mental priyayi menjadi birokrat yang melayani," pungkas pria kelahiran tahun 1968 ini. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya